Resep Kerupuk Gendar dari Nasi Sisa Tanpa Bleng

Resep kerupuk gendar biasanya dibuat dari nasi sisa yang tidak habis, dari pada dibiarkan basi bukankah lebih baik diolah kembali? Seperti halnya dengan krupuk tradisional lainnya, cara membuat kerupuk gendar sangat mudah.

Cukup kukus sebentar nasi sisa bersama bumbu lalu tinggal dihaluskan, dicetak, dikeringkan dan terakhir di goreng hingga garing. Sederhana sekali tapi hasilnya tidak sesimpel itu, sekali gigit terasa kombinasi gurih dan asin yang pas. Apalagi kalau digoreng sedikit gosong, mantap jiwa!


  • https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1647978945461664&set=a.1375443519381876.1073741827.100007487221740&type=3

Resep Kerupuk Gendar

Kebanyakan orang membuat kerupuk gendar untuk mengakali nasi yang terlalu banyak misal dari syukuran, nikahan ataupun selamatan. Segera eksekusi nasi selagi masih bagus (belum basi, becek ataupun berjamur). Kalau ingin menunda, simpan saja nasi sisa dalam lemari es (non freezer).

Dulunya bahan wajib yang harus ditambahkan pada adonan kerupuk nasi sisa ini adalah bleng. Semacam garam berkonsentrasi tinggi berwarna sedikit oranye yang ternyata adalah bentuk tidak murni dari boraks.

Semua pasti sudah mengenal apa itu boraks? Yup, salah satu zat kimia yang dilarang ditambahkan pada makanan. Boraks terbukti dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada otak, hati, ginjal bahkan berujung kematian.

Orang tua jaman dulu memakai bleng untuk memberikan tekstur yang gurih dan lebih mengembang pada kerupuk gendar. Namun sekarang kita sudah tahu bahaya dari bleng, hindari penggunaanya pada makanan. Ingat utamakan kesehatan keluarga!
Resep Kerupuk Gendar dari Nasi Sisa Tanpa Bleng
© twitter.com/IngeYiyo
Bahan Kerupuk Gendar Sederhana:
  • Nasi 500 gram sekitar 1 mangkok penuh
  • Bawang putih 4 siung
  • Garam 1 sdt
  • Kaldu bubuk ½ sdt (optional)
Baca juga: Cara Membuat Kerupuk Lele yang Gurih dan Enak
Cara Membuat Kerupuk Gendar:
Haluskan bawang putih bersama garam dan kaldu bubuk. Campurkan bumbu ini dengan nasi putih lalu aduk-aduk hingga merata. Tes rasa, tambahkan garam jika dirasa masih kurang asin.

Kukus semuanya sekitar 15 menit. Tujuan dikukus supaya bumbu meresap dan agar lebih mudah menghaluskannya.

Setelah 15 menit, keluarkan nasi dari panci lalu masukkan ke baskom. Tumbuk/ uleg nasi sampai halus. Banyak juga yang memblender nasi agar tidak mengeluarkan banyak tenaga.

Selanjutnya tinggal dicetak, ada 2 tips sederhana untuk melakukannya
  • Bisa dibentuk balok lalu didinginkan dan dipotong tipis tipis. Hasilnya nanti berbentuk persegi. Tapi lumayan pegel memotongnya, apalagi nasi cukup lengket. Olesi pisau dengan minyak ketika memotong.
  • Bisa dibentuk dengan dua papan kayu, trik ini cukup simpel. Cari balok kayu yang cukup lebar dan kayu talenan. Bungkus keduanya dengan plastik. Taruh sedikit nasi di atas balok kayu lalu tekan menggunakan talenan agar lebih pipih. Hasilnya cukup tipis dan berbentuk bulat melebar.
Setelah selesai dicetak, keringkan kerupuk gendar ini di bawah sinar matahari langsung, lama tidaknya tergantung cuaca. Jangan lupa dibalik sekali agar kering lebih cepat dan merata. Hasilnya kerupuk terlihat transparan layaknya karak, sedangkan yang menggunakan bleng biasanya lebih kuning keabuan.

Langkah terakhir adalah menggorengnya, goreng dengan minyak yang cukup banyak agar kerupuk gendar mau mengembang. Ketika kerupuk sudah berwarna coklat keemasan maka segera angkat dan tiriskan.


Resep kerupuk gendar telah selesai, bisa dilangsung dimakan selagi gurih maksimal. Kerupuk satu ini sering dimakan bersama dengan pecel. Enak juga dijadikan camilan ketika bersantai bersama seluruh keluarga. Kriuk kriuk!

Baca juga: Cara Membuat Kerupuk Jengkol ala Rumahan yang Gurih

Hasil dari resep di atas tidak kalah enak dengan kerupuk nasi yang memakai bleng. Tekstur kerupuk juga gurih dan mengembang sempurna. Di resep modern sering ditambahkan ebi ataupun irisan seledri ketika nasi ditumbuk untuk menambah gurihnya krupuk..

Sekian artikel tentang Resep Kerupuk Gendar dari Nasi Sisa Tanpa Bleng. Jika ada saran, pertanyaan ataupun share pengalaman, silahkan menuliskan di kolom komentar. Jangan lupa share artikel ini kepada teman-temanmu. Terima kasih!